AXA Tower Kuningan City

COMODITY

Sesuatu benda nyata yang relatif mudah di perdagangkan, yang biasanya dapat dibeli atau dijual oleh Investor melalui bursa berjangka

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Jl. Prof. DR. Satrio Kav. 18 Kuningan Setia Budi, Jakarta 12940 Telp : (021)30056300, Fax : (021)30056200

Transaksi anda kami jamin aman dari virus, hacker atau gangguan sejenisnya. Karena trading platfoen kami telah terproteksi sangat baik

Selasa, 03 Februari 2026

China sebagai Penentu Sentimen Pasar Asia

 

PT Rifan Financindo Berjangka - Kami mencermati pasar keuangan global tengah memasuki fase caution mode atau mode kehati-hatian. Ketidakpastian dari China, pergerakan harga logam mulia, serta volatilitas Bitcoin membentuk lanskap investasi yang semakin kompleks. Investor global menahan eksposur risiko tinggi sembari menunggu kejelasan arah kebijakan moneter dan pertumbuhan ekonomi.


Perlambatan Ekonomi dan Respons Kebijakan

China kembali menjadi pusat perhatian setelah data manufaktur, properti, dan konsumsi menunjukkan pemulihan yang tidak merata. Kami melihat langkah stimulus fiskal dan moneter bersifat selektif, sehingga pasar belum mendapatkan sinyal pemulihan agresif. Dampaknya, indeks saham Asia bergerak fluktuatif dengan volume perdagangan yang cenderung menurun.

Implikasi terhadap Pasar Global

  • Ekspor dan komoditas: Permintaan China yang melemah menekan harga komoditas industri.
  • Mata uang Asia: Tekanan depresiasi meningkat seiring arus modal defensif.
  • Saham regional: Investor institusional mengurangi posisi siklikal.

Logam Mulia Menguat sebagai Aset Lindung Nilai

Emas dan Perak di Tengah Ketidakpastian

Kami mengamati logam mulia kembali diminati sebagai safe haven. Harga emas bertahan di level tinggi didorong oleh:

  • Ketidakpastian geopolitik
  • Prospek suku bunga global yang masih ketat
  • Permintaan lindung nilai dari investor institusional

Perak mengikuti tren serupa dengan dukungan tambahan dari kebutuhan industri energi terbarukan.

Strategi Investor pada Logam Mulia

Investor jangka menengah cenderung meningkatkan alokasi pada emas fisik, ETF emas, serta kontrak berjangka untuk menjaga stabilitas portofolio.

Bitcoin dan Aset Kripto dalam Tekanan Volatilitas

Dinamika Harga Bitcoin

Bitcoin bergerak volatil di tengah sentimen hati-hati pasar global. Kami menilai beberapa faktor utama memengaruhi pergerakan ini:

  • Kebijakan moneter global yang belum longgar
  • Regulasi kripto yang semakin ketat di berbagai negara
  • Korelasi jangka pendek dengan aset berisiko

Posisi Bitcoin dalam Portofolio Modern

Meski volatil, Bitcoin tetap dipertahankan sebagai aset alternatif berisiko tinggi dengan potensi lindung nilai jangka panjang terhadap inflasi dan depresiasi mata uang fiat.


Strategi Investasi di Tengah Mode Waspada

Kami menilai pendekatan paling relevan saat ini adalah strategi defensif dan selektif:

  • Diversifikasi lintas aset antara saham defensif, obligasi, dan logam mulia
  • Manajemen risiko ketat dengan stop-loss dan alokasi kas lebih tinggi
  • Pemantauan data China sebagai indikator awal perubahan sentimen

Prospek Jangka Pendek Pasar Keuangan

Dalam jangka pendek, pasar global berpotensi bergerak sideways dengan volatilitas sporadis. Katalis utama tetap berasal dari China, arah kebijakan bank sentral global, serta dinamika aset lindung nilai seperti emas dan Bitcoin.

PT Rifan Financindo Berjangka - Glh

Sumber : NewsMaker

Senin, 02 Februari 2026

Ancaman Tarif 50% dan Konsekuensi Ekonomi

 

PT Rifan Financindo Berjangka - Kami mengamati eskalasi kebijakan perdagangan Amerika Serikat yang signifikan setelah pemerintahan Donald Trump mengambil langkah tegas terhadap Kanada dengan mengunci akses pesawat buatan Kanada dan secara terbuka mengancam penerapan tarif impor hingga 50%. Langkah ini menandai babak baru dalam ketegangan ekonomi Amerika Utara yang berpotensi memicu efek domino pada perdagangan global.

Kebijakan ini tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari strategi proteksionisme yang lebih luas, bertujuan memperkuat industri domestik Amerika Serikat sekaligus menekan mitra dagang utama agar tunduk pada kepentingan nasional AS.

Kronologi Penguncian Pesawat Kanada oleh AS

Keputusan untuk membatasi atau “mengunci” pesawat asal Kanada muncul setelah serangkaian negosiasi perdagangan dan industri kedirgantaraan yang menemui jalan buntu. Pemerintah AS menilai adanya ketidakseimbangan perdagangan serta dugaan subsidi yang merugikan produsen pesawat Amerika.

Kami mencatat bahwa kebijakan ini berdampak langsung pada:

  • Produsen pesawat Kanada
  • Maskapai penerbangan regional Amerika Utara
  • Rantai pasok industri aviasi global

Pembatasan tersebut meningkatkan biaya operasional dan menunda pengiriman armada, yang pada akhirnya memengaruhi stabilitas sektor transportasi udara.


Ancaman tarif impor sebesar 50% merupakan tekanan ekonomi yang sangat agresif. Jika diterapkan, tarif ini akan:

  • Meningkatkan harga barang impor dari Kanada secara drastis
  • Mengurangi daya saing produk Kanada di pasar AS
  • Memicu tindakan balasan (retaliasi) dari pemerintah Kanada

Kami melihat risiko nyata terjadinya perang dagang bilateral yang dapat merambat ke sektor lain seperti otomotif, energi, dan pertanian.

Dampak Langsung terhadap Hubungan Dagang AS–Kanada

Amerika Serikat dan Kanada memiliki salah satu hubungan dagang bilateral terbesar di dunia. Ketegangan ini berpotensi mengganggu arus perdagangan bernilai ratusan miliar dolar per tahun.

Dampak utama yang kami identifikasi meliputi:

  • Penurunan volume ekspor-impor lintas batas
  • Ketidakpastian bagi investor di kawasan Amerika Utara
  • Melemahnya kepercayaan pasar terhadap stabilitas kebijakan perdagangan AS

Implikasi bagi Ekonomi Global

Langkah proteksionis AS ini tidak hanya berdampak regional, tetapi juga global. Negara-negara mitra dagang utama AS dan Kanada berpotensi terdampak melalui:

  • Gangguan rantai pasok internasional
  • Fluktuasi nilai tukar mata uang
  • Tekanan pada pertumbuhan ekonomi global

Kami menilai bahwa pasar global cenderung merespons kebijakan semacam ini dengan volatilitas tinggi, terutama di sektor manufaktur dan transportasi.

Respons Kanada dan Opsi Kebijakan Balasan

Pemerintah Kanada diperkirakan tidak akan tinggal diam. Opsi yang tersedia antara lain:

  • Mengajukan gugatan melalui mekanisme perdagangan internasional
  • Menerapkan tarif balasan terhadap produk AS
  • Mencari diversifikasi pasar ekspor ke Eropa dan Asia

Langkah-langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada pasar AS sekaligus menjaga stabilitas ekonomi domestik Kanada.

Analisis Strategis: Proteksionisme vs Stabilitas Pasar

Kami melihat kebijakan ini sebagai cerminan dilema klasik antara proteksionisme dan stabilitas pasar global. Dalam jangka pendek, langkah keras dapat melindungi industri tertentu. Namun dalam jangka menengah hingga panjang, ketegangan berkepanjangan berisiko:

  • Menghambat pertumbuhan ekonomi
  • Meningkatkan biaya bagi konsumen
  • Melemahkan kerja sama multilateral

 

Sumber : NewsMaker

Jumat, 23 Januari 2026

Dampak Meredanya Ketegangan Greenland terhadap Pasar Asia

 

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Kami mencatat indeks Nikkei 225 melonjak 1,1% seiring membaiknya sentimen pasar global setelah ketegangan geopolitik terkait Greenland mereda. Perkembangan ini menjadi katalis utama bagi investor untuk kembali mengambil posisi berisiko, terutama pada saham-saham unggulan Jepang yang sensitif terhadap stabilitas global.

Penguatan Nikkei tidak terjadi secara sporadis, melainkan didorong oleh kombinasi faktor geopolitik, pergerakan mata uang, serta reli sektoral yang solid.



Meredanya ketegangan Greenland menurunkan kekhawatiran eskalasi konflik yang berpotensi mengganggu jalur perdagangan dan stabilitas ekonomi global. Kami melihat dampak langsung berupa:

  • Penurunan permintaan aset safe haven
  • Penguatan pasar saham Asia
  • Aliran dana asing kembali ke ekuitas Jepang

Situasi ini menciptakan risk-on sentiment yang mendorong indeks Nikkei mencatatkan kenaikan harian yang kuat.


Performa Indeks Nikkei 225: Saham Unggulan Memimpin Reli

Saham Teknologi dan Manufaktur Menguat

Kami mengamati sektor teknologi dan manufaktur menjadi motor utama kenaikan Nikkei, seiring ekspektasi stabilitas rantai pasok global. Emiten besar mencatatkan penguatan signifikan karena:

  • Prospek ekspor membaik
  • Yen relatif stabil
  • Permintaan global kembali pulih

Saham Keuangan Ikut Terdongkrak

Sektor perbankan dan jasa keuangan ikut menguat, didukung oleh ekspektasi normalisasi aktivitas ekonomi dan peningkatan transaksi lintas negara.


Pergerakan Yen dan Implikasinya terhadap Nikkei

Stabilitas nilai tukar yen menjadi faktor pendukung tambahan bagi reli Nikkei. Kami menilai:

  • Yen yang tidak terlalu kuat menjaga daya saing ekspor
  • Yen yang tidak melemah tajam menenangkan investor asing

Keseimbangan ini menciptakan kondisi ideal bagi pasar saham Jepang untuk bergerak naik secara berkelanjutan.


Respons Investor Global terhadap Sentimen Positif

Investor institusional global mulai meningkatkan eksposur ke pasar Jepang setelah risiko geopolitik menurun. Aliran modal masuk tercermin dari:

  • Kenaikan volume transaksi
  • Penguatan saham berkapitalisasi besar
  • Optimisme terhadap kinerja kuartalan perusahaan Jepang

Kami melihat Jepang kembali diposisikan sebagai safe growth market di Asia.


Analisis Teknis: Indikator Menguatkan Tren Positif Nikkei

Secara teknikal, indeks Nikkei menunjukkan:

  • Breakout di atas resistance jangka pendek
  • Momentum beli yang meningkat
  • Pola kelanjutan tren bullish

Kondisi ini memperkuat pandangan bahwa kenaikan 1,1% bukan sekadar reaksi sesaat, melainkan bagian dari tren pemulihan yang lebih luas.


 


Prospek Jangka Pendek Indeks Nikkei

Kami menilai prospek jangka pendek Nikkei tetap konstruktif dengan beberapa katalis utama:

  • Stabilitas geopolitik global
  • Dukungan kebijakan moneter domestik
  • Fundamental korporasi Jepang yang solid

Selama sentimen global tetap kondusif, indeks Nikkei berpeluang melanjutkan penguatan dengan volatilitas yang lebih terkendali.


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Glh

Sumber : NewsMaker

Kamis, 22 Januari 2026

Dampak Tarif Global terhadap Emiten Jepang

 

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -  Kami mencermati pelemahan tajam Indeks Nikkei sebagai refleksi langsung dari tekanan eksternal dan internal yang terjadi secara simultan. Kombinasi kebijakan tarif global yang semakin agresif serta volatilitas imbal hasil obligasi pemerintah Jepang menciptakan ketidakpastian struktural yang signifikan bagi pelaku pasar. Penurunan Nikkei tidak bersifat teknikal semata, melainkan mencerminkan perubahan persepsi risiko terhadap prospek ekonomi Jepang dalam jangka menengah.


Kebijakan tarif yang diberlakukan oleh mitra dagang utama Jepang secara langsung menekan sektor-sektor berbasis ekspor, yang selama ini menjadi tulang punggung pertumbuhan Nikkei.

Sektor Paling Tertekan

Kami mengidentifikasi beberapa sektor yang mengalami tekanan paling dalam:

  • Otomotif dan komponen akibat kenaikan biaya dan risiko penurunan permintaan global
  • Teknologi dan semikonduktor karena terganggunya rantai pasok lintas negara
  • Industri berat dan manufaktur yang sensitif terhadap fluktuasi perdagangan internasional

Tarif mempersempit margin laba dan memaksa perusahaan Jepang menyesuaikan strategi produksi serta distribusi.

Volatilitas Imbal Hasil Obligasi Jepang (JGB)

Selain faktor perdagangan, pasar juga diguncang oleh pergerakan imbal hasil Japanese Government Bonds (JGB) yang semakin tidak stabil. Kami menilai fenomena ini sebagai sinyal perubahan ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter.

Implikasi Langsung bagi Pasar Saham

  • Kenaikan yield meningkatkan biaya modal korporasi
  • Rotasi aset dari saham ke obligasi jangka pendek
  • Tekanan valuasi terutama pada saham berorientasi pertumbuhan

Volatilitas yield memperbesar ketidakpastian dan mendorong investor institusional mengambil sikap defensif.

Peran Bank of Japan dalam Dinamika Pasar

Kami menilai posisi Bank of Japan berada dalam dilema strategis. Di satu sisi, stabilitas pasar obligasi perlu dijaga. Di sisi lain, tekanan inflasi dan pelemahan yen membatasi ruang kebijakan akomodatif. Ketidakjelasan arah kebijakan ini memperbesar volatilitas dan menekan sentimen pasar saham Jepang secara keseluruhan.

Pergerakan Nilai Tukar Yen dan Dampaknya

Fluktuasi yen turut memperburuk kondisi pasar. Pelemahan yen memang berpotensi meningkatkan daya saing ekspor, namun dalam konteks tarif dan yield yang bergejolak, manfaat tersebut tidak sepenuhnya terealisasi. Kami melihat pelemahan yen justru meningkatkan biaya impor energi dan bahan baku, sehingga mempersempit margin sektor industri domestik.

Reaksi Investor Global terhadap Nikkei

Investor global merespons kondisi ini dengan pengurangan eksposur terhadap aset Jepang. Aliran dana asing menunjukkan kecenderungan keluar dari pasar saham menuju instrumen yang dianggap lebih aman. Faktor utama di balik keputusan ini meliputi:

  • Risiko kebijakan perdagangan berkepanjangan
  • Ketidakpastian kebijakan moneter
  • Volatilitas pasar obligasi domestik

Analisis Teknis Pergerakan Indeks Nikkei

Dari perspektif teknikal, kami mengamati penembusan level support penting yang mempercepat aksi jual. Volume transaksi meningkat signifikan, menandakan distribusi aset oleh pelaku pasar besar. Kondisi ini membuka ruang koreksi lanjutan apabila tidak diimbangi dengan katalis positif dalam waktu dekat.  

Prospek Jangka Pendek Pasar Saham Jepang

Dalam jangka pendek, kami menilai pasar saham Jepang masih berada dalam fase defensif. Reli teknikal berpotensi terjadi, namun keberlanjutan penguatan sangat bergantung pada stabilisasi yield dan kejelasan arah kebijakan perdagangan global. PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Glh

Sumber : NewsMaker

Rabu, 21 Januari 2026

Saham Toyota Tertekan: Dampak Valuasi dan Prospek Global

 

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Kami mencermati pelemahan signifikan pasar saham Jepang ketika indeks Nikkei 225 turun 1,3%, mencerminkan meningkatnya tekanan pada saham-saham unggulan. Pelemahan ini dipimpin oleh penurunan tajam saham Toyota Motor Corp dan Panasonic Holdings, dua emiten berkapitalisasi besar yang memiliki bobot signifikan dalam indeks. Pergerakan negatif ini menandai perubahan sentimen investor yang semakin berhati-hati di tengah kombinasi tekanan global dan faktor domestik Jepang.



Penurunan Toyota sebagai Beban Utama Nikkei

Saham Toyota mengalami koreksi yang menonjol dan menjadi salah satu kontributor terbesar penurunan Nikkei. Tekanan muncul seiring:

  • Kekhawatiran terhadap prospek permintaan kendaraan global
  • Penyesuaian valuasi setelah reli panjang sebelumnya
  • Sensitivitas terhadap pergerakan nilai tukar yen

Sebagai produsen otomotif terbesar dunia, setiap pergerakan Toyota memiliki dampak langsung terhadap sentimen pasar Jepang secara keseluruhan.


Panasonic dan Tekanan Sektor Elektronik

Kekhawatiran Marjin dan Biaya Produksi

Panasonic turut membebani indeks akibat tekanan pada sektor elektronik dan teknologi manufaktur. Investor menilai adanya:

  • Tantangan marjin akibat kenaikan biaya input
  • Ketidakpastian permintaan global untuk produk elektronik
  • Penyesuaian ekspektasi laba jangka menengah

Pelemahan Panasonic memperkuat sinyal bahwa sektor elektronik Jepang sedang berada dalam fase konsolidasi.


Sentimen Global Memperburuk Tekanan Nikkei

Dampak Pasar Global terhadap Saham Jepang

Kami menilai tekanan Nikkei tidak berdiri sendiri. Faktor eksternal berperan besar, termasuk:

  • Aksi ambil untung di pasar saham global
  • Kewaspadaan investor terhadap kebijakan moneter global
  • Rotasi aset dari saham ke instrumen defensif

Kondisi ini membuat investor asing cenderung mengurangi eksposur pada saham Jepang berkapitalisasi besar.


Pergerakan Sektoral di Bursa Jepang

Tidak hanya Toyota dan Panasonic, pelemahan juga merata di beberapa sektor utama:

  • Otomotif: Tertekan oleh prospek permintaan dan nilai tukar
  • Teknologi: Sensitif terhadap siklus global
  • Industri berat: Terimbas penurunan ekspektasi pertumbuhan

Sebaliknya, sektor defensif menunjukkan ketahanan relatif meskipun belum mampu mengimbangi tekanan indeks secara keseluruhan.  


Respons Investor dan Prospek Jangka Pendek

Kami melihat investor kini lebih selektif, dengan fokus pada:

  • Saham berfundamental kuat dan valuasi defensif
  • Emiten dengan eksposur domestik lebih besar
  • Sektor yang relatif tahan terhadap fluktuasi global

Dalam jangka pendek, pergerakan Nikkei diperkirakan tetap volatil seiring investor menilai ulang risiko dan peluang di pasar Jepang.


PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Glh

Sumber : NewsMaker