AXA Tower Kuningan City

COMODITY

Sesuatu benda nyata yang relatif mudah di perdagangkan, yang biasanya dapat dibeli atau dijual oleh Investor melalui bursa berjangka

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Jl. Prof. DR. Satrio Kav. 18 Kuningan Setia Budi, Jakarta 12940 Telp : (021)30056300, Fax : (021)30056200

Transaksi anda kami jamin aman dari virus, hacker atau gangguan sejenisnya. Karena trading platfoen kami telah terproteksi sangat baik

Tampilkan postingan dengan label harga minyak wti turun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label harga minyak wti turun. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Maret 2015

Harga Minyak Mentah Melorot ke Level Terendah 6 Tahun

1450467shutterstock-92642941780x390


Jakarta, Rifan Financindo Berjangka - Harga minyak AS merosot ke tingkat terendah dalam enam tahun terakhir pada Senin (16/3/2015) waktu setempat (Selasa pagi WIB), setelah laporan OPEC menunjukkan berlanjutnya kelebihan pasokan minyak.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April, turun 96 sen menjadi 43,88 dollar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara patokan Eropa, minyak mentah Brent untuk pengiriman April jatuh 1,23 dollar AS menjadi 53,44 dollar AS per barel di perdagangan London.

Dalam laporan pasar minyak bulanan, Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) mempertanyakan validitas reli harga minyak pada Februari di tengah kelebihan pasokan hampir satu juta barel per hari di pasar.

"Kenaikan itu terjadi meskipun faktanya pasokan global terus melebihi permintaan," kata OPEC.

Laporan ini menyusul analisis yang sama minggu lalu oleh Badan Energi Internasional (IEA), yang mengatakan persediaan minyak mentah AS sudah mendekati tingkat kapasitas penyimpanan akibat ledakan produksi minyak dan pemeliharaan berat di kilang-kilang.

Harga minyak telah turun sekitar 60 persen sejak Juni karena meningkatnya persediaan AS, lemahnya pertumbuhan ekonomi global dan keputusan OPEC untuk mempertahankan produksi tetap tinggi meskipun harga minyak turun.


Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com