AXA Tower Kuningan City

COMODITY

Sesuatu benda nyata yang relatif mudah di perdagangkan, yang biasanya dapat dibeli atau dijual oleh Investor melalui bursa berjangka

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Jl. Prof. DR. Satrio Kav. 18 Kuningan Setia Budi, Jakarta 12940 Telp : (021)30056300, Fax : (021)30056200

Transaksi anda kami jamin aman dari virus, hacker atau gangguan sejenisnya. Karena trading platfoen kami telah terproteksi sangat baik

Tampilkan postingan dengan label Natal dan tahun baru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Natal dan tahun baru. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Desember 2015

Ingat! Mulai Hari Ini Truk Dilarang Melintas di Lampung, Jawa, dan Bali

Ingat! Mulai Hari Ini Truk Dilarang Melintas di Lampung, Jawa, dan Bali
Jakarta, Rifan Financindo Berjangka - Menhub Ignasius Jonan menerbitkan Surat Edaran No 48/2015 yang melarang operasi kendaraan angkutan barang pada 30 Desember 2015 pukul 00.00 WIB - 3 Januari 2016 pukul 24.00 WIB. Menyusul itu, Kemenhub kemudian menerbitkan lagi SE No 49/2015 tentang petunjuk pelaksanaannya.

Menurut SE No 49/2015, truk-truk bermuatan barang tidak boleh melintas di Provinsi Lampung, Pulau Jawa, dan Provinsi Bali. Ada pun yang tak boleh melintas adalah sebagai berikut:

a. Kendaraan pengangkut bahan bangunan;
b. Kereta tempelan (truk tempelan), kereta gandengan (truk gandengan) serta kontainer; dan
c. Kendaraan pengangkut barang dengan sumbu lebih dari 2 (dua).

Tetapi ada pula pengecualian bagi kendaraan-kendaraan sebagai berikut:

a. Pengangkut BBM dan BBG;
b. Pengangkut ternak;
c. Pengangkut bahan pokok;
d. Pengangkut pupuk;
e. Pengangkut susu murni;
f. Pengangkut barang antaran pos;
g. Pengangkut barang ekspor/impor dari dan ke pelabuhan ekspor/impor seperti Tanjung Priok, Tanjung Emas, dan Tanjung Perak.

Selain itu Dirjen Perhubungan darat juga melakukan koordinasi dengan Polri, Dishub Provinsi, Dishub Kabupaten/Kota, dan Pengelola Tol. Kepada para penyedia transportasi umum baik BUMN maupun swasta juga sudah dilakukan koordinasi.

"Kalau lebaran kan jelas ya, kalau menuju timur begitu Tol Cikopo penuh, disetop dialirkan ke Dawuan, pengalihan. Sekarang arus balik juga skenarionya itu. Arus balik ada dua, waktu masuk Tol Cipularang awalnya maupun ujung akhir di Cikopo. Melalui lintas tengah, Sadang, jadi dipecah arusnya," kata Plt Dirjen Perhubungan Darat Sugihardjo.

Selama operasi Natal 2015 dan Tahun Baru 2016, Sugihardjo menggantikan Djoko Sasono yang mengundurkan diri. Dia juga mengawali perubahan struktur di Dirjen Perhubungan Darat yang efektif pada Januari 2016.


Sumber: http://news.detik.com/

Rabu, 10 Desember 2014

PT KAI Siapkan 7 Kereta Tambahan untuk Natal dan Tahun Baru


JAKARTA, Rifan Financindo Berjangka - Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang libur Natal 2014 dan Tahun Baru 2015, PT Kereta Api Indonesia menyiapkan tujuh tambahan jadwal keberangkatan kereta.
"Setiap hari, masing-masing kereta (tambahan) melakukan sekali perjalanan, tetapi ada juga yang tidak setiap hari,” ujar Kepala Humas Daop 1 PT KAI Agus Komaruddin, Selasa (9/12/2014).
Agus mengatakan kereta tambahan akan beroperasi pada 9 Desember 2014 hingga 31 Desember 2014.
Adapun tambahan perjalanan kereta itu adalah:
1. Argo Lawu Tambahan dengan rute Gambir-Solo. Kereta ini akan beroperasi pada 19-25 Desember 2014.
2. Argo Dwipangga dengan rute Gambir-Solo. Kereta ini akan beroperasi pada 27-31 Desember 2014.
3. Kutojaya Utara Tambahan dengan rute Pasar Senen-Kutoarjo. Kereta ini akan beroperasi pada 19-31 Desember 2014.
4. Madiun Ekonomi dengan rute Pasar Senen-Madiun. Kereta ini akan beroperasi pada 20-31 Desember 2014.
5. Cireks Fakultatif dengan rute Gambir-Cirebon. Kereta ini akan beroperasi 20, 24, dan 25 Desember 2014.
6. Cireks Eks Senja Solo dengan rute Pasar Senen-Cirebon. Kereta ini akan beroperasi pada 21 dan 28 Desember 2014.
7. Argo Jati Tambahan dengan rute Gambir-Cirebon. Kereta ini akan beroperasi pada 22, 26, 27, dan 29 Desember 2014.
Sementara itu, lanjut Agus, tiket untuk kereta api reguler menjelang Natal dan Tahun Baru sudah ludes, terutama untuk kereta ekonomi dan tanggal tertentu. “Untuk ekonomi memang sudah habis semua. Eksekutif masih ada, hanya habis untuk tanggal-tanggal tertentu.”
Tambahan jadwal keberangkatan kereta ini, kata Agus, tak akan mengganggu jadwal kereta lain. "Kan sudah ada grafik perjalanan kereta, jadi sudah bisa diatur sedemikian rupa supaya semuanya bisa berjalan tanpa saling mengganggu, termasuk dengan KRL (kereta rel listrik),” tutur dia.


Sumber : http://megapolitan.kompas.com/