AXA Tower Kuningan City

COMODITY

Sesuatu benda nyata yang relatif mudah di perdagangkan, yang biasanya dapat dibeli atau dijual oleh Investor melalui bursa berjangka

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Jl. Prof. DR. Satrio Kav. 18 Kuningan Setia Budi, Jakarta 12940 Telp : (021)30056300, Fax : (021)30056200

Transaksi anda kami jamin aman dari virus, hacker atau gangguan sejenisnya. Karena trading platfoen kami telah terproteksi sangat baik

Tampilkan postingan dengan label bursa global. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bursa global. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 November 2015

IHSG Terimbas Koreksi Bursa Global dan Regional

IHSG Terimbas Koreksi Bursa Global dan Regional
Jakarta, Rifan Financindo Berjangka - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 20 poin mengekor pelemahan bursa global dan regional. Investor domestik mulai melepas saham.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini melemah tipis. Dolar AS berada di Rp 13.606 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore di Rp 13.600.
Pada perdagangan preopening, IHSG turun 20,210 poin (0,45%) ke level 4.442,015. Sedangkan Indeks LQ45 melemah 5,311 poin (0,70%) ke level 754,018.
Membuka perdagangan akhir pekan, Jumat (13/11/2015), IHSG berkurang 24,276 poin (0,54%) ke level 4.437,949. Indeks LQ45 mundur 6,132 poin (0,81%) ke level 753,197.
Investor asing memburu saham-saham unggulan di tengah aksi jual investor domestik. Beberapa sektor ada yang berhasil naik ke zona hijau.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG menipis 5,220 poin (0,12%) ke level 4.457,005. Sementara Indeks LQ45 berkurang 1,191 poin (0,16%) ke level 758,138.
Kemarin IHSG hanya naik 10 poin di tengah perdagangan yang sepi. Dana asing mengalir keluar lantai bursa sekitar Rp 400 miliar.
Wall Street mengalami koreksi terparah dalam satu bulan terakhir. Jatuhnya harga komoditas membuat saham energi dan material dilepas investor.
Bursa regional pagi ini bergerak kompak melemah. Pernyataan The Fed soal rencana naiknya suku bunga menjadi sentimen negatif.
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
  • Indeks Nikkei 225 melemah 174,93 poin (0,89%) ke level 19.522,84.
  • Indeks Hang Seng anjlok 404,34 poin (1,77%) ke level 22.484,58.
  • Indeks Komposit Shanghai berkurang 29,54 poin (0,81%) ke level 3.603,36.
  • Indeks Straits Times turun 20,45 poin (0,69%) ke level 2.938,56.
Sumber: http://finance.detik.com/

Kamis, 09 Juli 2015

Gejolak Pasar Saham China Bikin Geger Dunia

Gejolak Pasar Saham China Bikin Geger Dunia
Jakarta, Rifan Financindo Berjangka - Kejatuhan pasar saham di China membuat kalangan ekonom khawatir. Situasi ini bisa menjadi risiko terbesar yang mengganggu ekonomi negeri tirai bambu tersebut.
Para ekonom khawatir, kejatuhan pasar saham China juga bisa menghantam sektor properti.
Dalam beberapa pekan terakhir, pergerakan pasar saham China seperti roller-coaster, dan kapitalisasi pasarnya turun hingga US$ 3 triliun, atau sekitar Rp 39.000 triliun. Indeks utamanya, yaitu Shanghai Composite, sudah turun 30% di tahun ini. Lebih parah lagi, 2.800 perusahaan yang terdaftar di bursa tersebut dibekukan perdagangannya, karena nilai sahamnya jatuh dalam.
Selain kejatuhan bursa saham, China saat ini juga tengah mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi, yang terendah sejak krisis keuangan 2008. Kedua kondisi tersebut membuat ekonom khawtair.
"Kami selalu menyadari, risiko dari krisis keuangan di China tinggi. Apa yang terjadi di pasar saham China sepertinya melebar dan makin berisiko," kata Analis Saham dari Bank of America Merril Lynch, seperti dilansir dari CNN, Kamis (9/7/2015).
Pemerintah China mencoba meredakan gejolak di pasar saham. Bank sentral China memangkas suku bunga ke posisi terendah sepanjang masa, para broker saham berkomitmen membeli saham-saham di bursa.
Namun tetap saja gejolak di apsar saham terjadi. Para ekonom dunia meminta pemerintah China terus berusaha mengatasi gejolak tersebut.
Paling mengkhawatirkan lagi, investor ritel berskala kecil, seperti remaja atau sopir taksi, yang ikut berinvestasi di pasar saham, menjadi korban terparah dari gejolak tersebut.
Anjloknya harga saham juga membuat masyarakat kelas menengah, yang berinvestasi di pasar saham, kehilangan uangnya. Ini bakal membuat konsumsi makin menurun. Sehingga ekonomi China makin sulit tumbuh tinggi.
Penurunan pasar saham juga membuat perusahaan di China sulit mendapatkan pendanaan dari pasar keuangan. Hasilnya, investasi di negeri tersebut bakal sulit tumbuh.

Sumber: http://finance.detik.com/

Rabu, 27 Mei 2015

Bursa Global dan Regional Negatif, IHSG Turun 24 Poin

saham asia as turun
Jakarta, Rifan Financindo Berjangka - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 24 poin terkena sentimen negatif dari pasar saham global dan regional. Hampir seluruh sektor terkena aksi jual.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah di posisi Rp 12.230 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.205 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG jatuh 24,664 poin (0,46%) ke level 5.296,237. Sedangkan Indeks LQ45 anjlok 6,269 poin (0,68%) ke level 921,484.
Mengawali perdagangan, Rabu (26/5/2015), IHSG dibuka turun 23,453 poin (0,44%) ke level 5.297,448. Indeks LQ45 dibuka melemah 6,189 poin (0,67%) ke level 921,546.
Hampir seluruh sektor saham terkena aksi ambil untung, kecuali sektor aneka industri. Saham-saham konstruksi dan finansial jatuh cukup dalam.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG berkurang 20,208 poin (0,39%) ke level 5.299,958. Sementara Indeks LQ45 mundur 5,179 poin (0,56%) ke level 922,574.
Kemarin IHSG naik 32 poin berkat penguatan saham-saham konsumer dan infrastruktur. Investor asing mencatat pembelian bersih.
Semalam Wall Street berakhir negatif pada perdagangan Selasa. Penurunan tersebut merupakan yang terendah dalam 3 pekan terakhir. Penyebabnya, kekhawatiran soal nasib ekonomi Yunani, dan soal ekspektasi kenaikan suku bunga acuan oleh The Fed.
Bursa-bursa regional rata-rata dibuka melemah pagi hari ini setelah mendapat sentimen negatif dari Wall Street semalam. Hanya pasar saham China yang masih bisa positif.
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
  • Indeks Nikkei 225 turun tipis 0,16 poin (0,01%) ke level 20.437,32.
  • Indeks Hang Seng berkurang 137,31 poin (0,49%) ke level 28.112,55.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 19,83 poin (0,40%) ke level 4.930,72.
  • Indeks Straits Times melemah 30,31 poin (0,88%) ke level 3.429,67.

Sumber: http://finance.detik.com/