AXA Tower Kuningan City

COMODITY

Sesuatu benda nyata yang relatif mudah di perdagangkan, yang biasanya dapat dibeli atau dijual oleh Investor melalui bursa berjangka

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Jl. Prof. DR. Satrio Kav. 18 Kuningan Setia Budi, Jakarta 12940 Telp : (021)30056300, Fax : (021)30056200

Transaksi anda kami jamin aman dari virus, hacker atau gangguan sejenisnya. Karena trading platfoen kami telah terproteksi sangat baik

Tampilkan postingan dengan label Saham Energi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham Energi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Juni 2016

Dolar Lanjutkan Penurunan di Asia; Keuntungan Minyak Angkat Saham Energi

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka - Asian terkait komoditas dan mata uang pasar negara berkembang didominasi oleh dolar di tengah meningkatnya spekulasi Federal Reserve yang akan menunda kenaikan suku bunga sampai akhir tahun. Sebuah rally dalam minyak mendorong saham energi, sementara saham Jepang menurun karena penguatan yen.
Dolar Australia menguat dengan mata uang di Malaysia dan Korea Selatan seiring keuntungan pada harga minyak mentah dan logam industri diperpanjang. Dolar Selandia Baru naik ke hampir satu tahun tertinggi setelah bank sentral menunda tingkat kenaikan suku bunga dan mengatakan mereka mengharapkan inflasi untuk dipercepat. Dengan pasar di China dan Taiwan ditutup, ekuitas Asia melemah, dengan produsen komoditas mengalami keuntungan di Australia, sementara Indeks Topix Jepang turun untuk pertama kalinya dalam tiga hari terakhir.


Yen naik 0,2 % ke level 106,80 per dolar setelah menguat 0,5 % selama dua sesi sebelumnya. Mata uang Jepang diuntungkan dari menurunnya spekulasi kenaikan suku bunga dari The Fed pada musim panas nanti, dengan kemungkinan peningkatan bulan ini dengan tidak adanya peluang dan di bulan Juli kurang dari 20 %. Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang mengukur greenback terhadap 10 mata uang utama, melemah 0,1 % pada hari ketiga hingga Kamis pagi.
Mata uang kiwi naik sebanyak 1,8 % ke level 71,39 sen AS, level terkuat sejak 11 Juni tahun lalu, setelah RBNZ menahan diri untuk pangkas suku bunga acuan dan mengatakan mereka mengharapkan inflasi untuk dipercepat. Aussie menguat 0,4 % ke level 74,99 sen AS, sedangkan Won Korea lebih tinggi 0,5 % dengan ekonom memprediksi tingkat pembelian kembali 7 hari akan diadakan di 1,5 %. Ringgit Malaysia melonjak 0,7 %. (knc)



Sumber: http://www.rfbnews.com/

Kamis, 16 April 2015

Saham Energi Bikin Wall Street Positif

Traders gather at the post where Alibaba Group Holding Ltd is traded on the floor of the New York Stock Exchange
Jakarta, Rifan Financindo Berjangka - Bursa saham Wall Street, Amerika Serikat (AS) ditutup positif. Didorong oleh kenaikan saham perusahaan minyak, dan spekulasi bahwa kinerja perusahaan tidak bakal lesu seperti perkiraan sebelumnya.
Saham sektor energi memimpin kenaikan di indeks S&P 500 sebanyak 2,3%. Harga minyak yang lompat lebih dari 5% menjadi pendorong kenaikan saham energi.
Para investor sebelumnya memang takut, kinerja perusahaan di kuartal I-2015 bakal lesu akibat rendahnya harga minyak, penguatan dolar, dan cuaca ekstrem. Namun ternyata banyak perusahaan yang kinerjanya positif di atas perkiraan.
Dilansir dari Reuters, Kamis (16/4/2015), pada perdagangan Rabu indeks Dow Jones naik 75,91 poin (0,42%) ke 18.112,61. Indeks S&P 500 naik 10,79 poin (0,51%) ke 2.106,63. Sementara indeks Nasdaq naik 33,73 poin (0,68%) ke 5.011,02.
Ada 6,7 miliar lembar saham yang ditransaksikan, di atas rata-rata harian sebanyak 6 miliar lembar saham.



Sumber: http://finance.detik.com/