AXA Tower Kuningan City

COMODITY

Sesuatu benda nyata yang relatif mudah di perdagangkan, yang biasanya dapat dibeli atau dijual oleh Investor melalui bursa berjangka

PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Jl. Prof. DR. Satrio Kav. 18 Kuningan Setia Budi, Jakarta 12940 Telp : (021)30056300, Fax : (021)30056200

Transaksi anda kami jamin aman dari virus, hacker atau gangguan sejenisnya. Karena trading platfoen kami telah terproteksi sangat baik

Tampilkan postingan dengan label pertamax. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pertamax. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Januari 2016

Ayo Pakai Pertamax, Harganya Turun Mulai 5 Januari

Ayo Pakai Pertamax, Harganya Turun Mulai 5 Januari
Jakarta, Rifan Financindo Berjangka - Mulai 5 Januari 2016, PT Pertamina (persero) menetapkan, untuk menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertamax series termasuk pertalite.

Harga Pertalite turun menjadi Rp 7.950/liter dari sebelumnya Rp 8.200/liter, artinya ada penurunan Rp 250. Sementra Pertamax turun menjadi Rp 8.450/liter dari sebelumnya Rp 8.650/liter atau turun Rp 200.

Harga ini merupakan harga yang ditetapkan di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

"Tahun lalu, Rp 8.500 hanya dapat premium 1 liter. Sekarang, dapat Pertamax 1 liter, masih kembali gocap. Ayo serbu pakai Pertamax," kata Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang, dalam pesan singkatnya kepada detikFinance, Minggu (3/1/2016).

Saat ini, lanjut Bambang, rata-rata konsumsi Pertamax mencapai 8.500 kilo liter (KL). Dengan penurunan harga, diharapkan konsumsi Pertamax terus meningkat.

"Sehari sekarang sudah 8.500 KL, sebulan kali 30 lah. Kenaikannya hampir 4 kali karena 2014 hanya 2.300 KL/hari," kata Bambang.


Sumber: http://finance.detik.com/

Senin, 24 November 2014

Pertamina: Jangan Oplos Pertamax dengan Premium


JAKARTA, Rifan Financindo Berjangka — PT Pertamina (Persero) meminta masyarakat untuk tidak mengoplos bahan bakar minyak jenis premium yang mempunyai oktan 88 dengan pertamax yang beroktan 92.
"Kami sangat tidak menganjurkan penggunaan pertamax series yang dicampur dengan premium," ujar Assisten Manager Brand Comumnication Pertamax Pertamina Muhammad Reza dalam acara Kompasianival 2014 yang dihelat di Gedung Sasono Budoyo Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Sabtu (22/11/2014).
Dia menjelaskan, BBM jenis pertamax memiliki komponen-komponen yang baik dalam pembakaran mesin kendaraan. Sementara itu, untuk premium, komponen baik itu tidak bisa didapatkan karena memiliki nilai oktan yang berbeda.
Lebih lanjut, kata dia, meskipun secara hitung-hitungan oktan BBM campuran itu akan meningkat, banyak komponen lain yang tidak akan pernah didapatkan. Alhasil, menurut Reza, kondisi pembakaran di mesin kendaraan tidak akan maksimal.
"Tentu oktan pertamax lebih baik dari premium, lalu ada kandungan dalam pertamax yang tidak membuat tangki bensin sampai mesin berkarat. Sementara itu, kandungan adiktif dalam pertamax membuat optimal ruang bakar mesin," kata Reza.


Sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/