Senin, 09 September 2013

Presiden Suriah Tantang AS Buktikan Ada Senjata Kimia di Suriah



DAMASKUS - Presiden Suriah Bashar al Assad menolak tuduhan penggunaan senjata kimia oleh militer Suriah. Bahkan, dia menantang Amerika Serikat (AS) membuktikan segala tuduhan itu.
"Sama sekali tidak ada bukti penggunaan senjata kimia untuk melukai rakyat saya!" seru Al Assad saat diwawancarai jaringan televisi AS CBS, seperti dikutip Metro, Senin (9/9/2013).
Assad juga mendesak Amerika harus memberikan bukti, baik Suriah menggunakan senjata kimia ataupun tidak. Selain itu, Assad juga memperingati AS akan rencana serangan mereka kepada Suriah. Assad yakin dengan bantuan dari sekutu setia Suriah, seperti Iran dan Rusia, AS bisa mereka serang balik.
Menurut Assad, Suriah sudah siap untuk berperang sekarang. Dia juga menegaskan sebaiknya AS tidak usah ikut campur dalam segala masalah yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
Amerika memang diketahui sedang mencari dukungan untuk melakukan intervensi militer ke Suriah. Menteri Luar Negeri AS John Kerry, dalam beberapa kesempatan, bersikeras kalau militer Suriah telah menggunakan gas satin untuk membunuh 1.400 rakyatnya.
Kerry pun turut menyangkal pernyataan Al Assad bahwa tidak ada bukti senjata kimia. Penyangkalan Kerry sendiri berasal dari kesaksian beberapa korban yang terkena senjata kimia. Apalagi, Kerry sudah menerima rekaman yang berisi jenazah dari korban serangan senjata kimia pada 21 Agustus 2013.



Sumber :http://international.okezone.com/

0 komentar:

Posting Komentar