Senin, 02 Desember 2013

Dollar Jatuh Menjelang Rilis Data Mingguan AS



Dollar menyerah pada profit taking setelah mencatat tertinggi baru enam bulan terhadap Yen pada hari Senin di Asia karena investor menunggu serangkaian indikator ekonomi utama AS yang akan dirilis pekan ini.
Greenback mencapai enam bulan tertinggi tahun ini di 102.65 yen pada hari sebelumnya, tapi momentum kenaikan tidak berlangsung lama. Mata uang AS itu juga turun terhadap dolar Australia setelah data manufaktur China menunjukkan ekspansi, yang mendorong permintaan untuk Aussie. Australia adalah pemasok sumber daya utama untuk China.
"Dollar berada dalam tekanan jual yang berbasis luas," kata Atsushi Hirano, kepala penjualan forex Jepang di Royal Bank of Scotland. "Profit taking telah memukul perdagangan dollar/yen."
Dollar berada di 102.38 yen pada pukul 12.00 WIB dari 102.42 yen pada Jumat sore di Amerika Utara, menurut EBS. Dollar Australia berada diposisi $ 0,9149 dari $ 0,9109. Poundsterling, Inggris berada di level $ 1,6422 dari posisi $ 1,6367. Index Dollar WSJ, yang mengukur dollar terhadap mata uang utama lainya, berada di level 73,446 dari posisi 73,547.
Musim belanja liburan AS dimulai dengan perkiraan total pengeluaran selama akhir pekan Thanksgiving jatuh ke level $ 57.4 milyar, turun 2,7% dari tahun lalu, menurut National Retail Federation. Federasi tersebut mengatakan masih mengharapkan total penjualan liburan hingga akhir tahun akan meningkat 3,9% dari tahun lalu.

Sumber :MarketWatch, (02/12)

0 komentar:

Posting Komentar