Indeks Topix Jepang berfluktuasi karena yen Jepang memperpanjang gain kemarin sedangkan rilis data perumahan AS mendorong kepercayaan di ekonomi terbesar dunia tersebut. Saham produsen obat naik, sedangkan saham jasa pengiriman pimpin penurunan.
Indeks Topix turun sebesar 0,4 persen ke level 1,161.30 pada istirahat perdagangan di Tokyo pasca naik sebanyak 0,6 persen. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun sebesar 0,4 persen ke level 14,354.95. Yen Jepang naik 0,1 persen terhadap dolar setelah naik 0,3 persen kemarin. Defisit perdagangan Jepang melampaui perkiraan analis pada bulan Februari lalu, data menunjukkan.
Pemimpin negara-negara Barat mengutuk Presiden Rusia Vladimir Putin yang mendorong untuk mencaplok Crimea dan berjanji untuk memberikan sanksi lebih lanjut pada awal minggu ini. Putin kemarin memerintahkan persetujuan aksesi Krimea ke Rusia dan mengatakan negaranya tidak berniat untuk memecah Ukraina.
Indeks Standard & Poor 500 berjangka turun sebesar 0,1 persen hari ini. Indeks saham naik sebesar 0,7 persen kemarin. Laporan dari Departemen Perdagangan menunjukkan pembangunan perumahan mulai sedikit berubah pada bulan Februari lalu pasca turun kurang dari perkiraan pada bulan sebelumnya, ini menunjukkan industri pembangunan rumah mulai stabil pasca cuaca musim dingin yang buruk. Izin pengajuan proyek-proyek untuk masa mendatang meningkat sebesar 7,7 persen menjadi 1,02 juta kecepatan pada bulan Februari, terbesar sejak Oktober lalu.
Sumber : Bloomberg







0 komentar:
Posting Komentar