PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Bursa saham Asia Pasifik melemah pada perdagangan Rabu pagi (22/9/2021). Bursa saham China kembali beroperasi setelah libur nasional pada Senin dan Selasa.
Indeks Jepang Nikkei 225 melemah 0,3 persen pada awal perdagangan. Indeks Topix susut 0,36 persen. Di Australia, indeks ASX 200 susut. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melemah 0,13 persen. Demikian dilansir dari CNBC, Rabu (22/9/2021).
Bursa saham China kembali dibuka setelah libur nasional. Investor akan mengamati reaksi terhadap dampak yang sedang berlangsung di pengembang China Evergrande Group. Sementara itu, bursa saham di Hong Kong dan Korea Selatan tutup karena ada libur nasional.
Di Wall Street, indeks Dow Jones turun 50,63 poin ke posisi 33.919,84. Indeks S&P 500 tergelincir 0,1 persen ke posisi 4.354,19. Indeks Nasdaq naik 0,22 persen menjadi 14.746,40.
BACA JUGA : POLITIK DALAM NEGERI - Gerindra Telah Usul Pengangkatan 1 Juta Guru Honorer Jadi PPPK Tanpa Tes Apapun
Investor Menanti Hasil Rapat The Fed
Investor menanti pernyataan setelah rapat bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Federal Reserve. Investor ingin mengetahui sinyal kapan bank sentral AS akan melakukan tapering atau pengurangan stimulus.
Indeks dolar AS berada di posisi 93,22. Indeks dolar AS turun setelah sempat di posisi 93,3 pada awal pekan ini. Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 109,14 per dolar AS.
Harga minyak menguat pada jam perdagangan di Asia. Harga minyak Brent naik 0,24 persen menjadi USD 74,54 per barel. Harga minyak berjangka AS menguat 0,27 persen menjadi USD 70,68 per barel.
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Gfr







0 komentar:
Posting Komentar