Jumat, 03 Desember 2021

PT Rifan - BEI Akan Kembali Ingatkan Atas Potensi Delisting ARMY



PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan potensi penghapusan pencatatan atau delisting PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY). Peringatan ini dilayangkan BEI lantaran saham Armidian Karyatama telah disuspensi selama 18 bulan per. Masa suspensi akan mencapai 24 bulan pada tanggal 2 Desember 2021.


Bursa meminta kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk memperhatikan dan mencermati segala bentuk informasi yang disampaikan oleh Perseroan, ujar manajemen BEI dalam keterbukaan informasi, ditulis Jumat (3/12/2021).


Langkah BEI tersebut merujuk pada Peraturan Bursa Nomor I-I tentang Penghapusan Pencatatan (delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting) Saham di Bursa. Di mana pada Ketentuan III.3.1.1, Bursa dapat menghapus efek perusahaan tercatat apabila mengalami kondisi, atau peristiwa, yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha perusahaan tercatat.


Baik secara finansial atau secara hukum, atau terhadap kelangsungan status perusahaan tercatat sebagai perusahaan terbuka, dan perusahaan tercatat tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.


Selanjutnya, pada Ketentuan III.3.1.2,Bursa dapat menghapus efek perusahaan tercatat apabila saham perusahaan tercatat yang akibat suspensi di pasar reguler dan pasar tunai, hanya diperdagangkan di Pasar Negosiasi sekurang-kurangnya selama 24 bulan terakhir.


BACA JUGA : POLITIK DALAM NEGERI - MKD Sebut Permintaan Hillary Brigitta Lasut soal Pengamanan Khusus TNI Tidak Melanggar Aturan


Pemegang Saham


Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan Perseroan, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan berdasarkan Akta  02 pada 1 Agustus 2018 adalah sebagai berikut:


Komisaris Utama: Raden Agus Santosa


Komisaris: Rony Agung Suseno


Komisaris: Monang Situmeang


Komisaris Independen: Wiwik Sukarno Ar


Direktur Utama: Bambang Irianto


Direktur: Devi Henita


Sementara pemegang saham berdasarkan Laporan KSEI per 1 Desember 2021 adalah sebagai berikut:


- PT Mandiri Mega Jaya sebanyak 20,457 persen atau 1.842.358.800 lembar saham.


- PT ASABRI (Persero) 9,695 persen atau 873.159.483 lembar saham.


- PT Gasa Perdana Ciptadaya 7,195 persen atau 648.009.400 lembar saham.


- Retail Development Group Limited 5,048 persen atau 454.612.300 lembar saham


- Masyarakat 57,606 persen atau 5.188.100.017 lembar saham.








PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA - Gfr

0 komentar:

Posting Komentar