Selasa, 20 Agustus 2013

Bursa Asia Bergerak Melemah



INILAH.COM, Wellington, Bursa saham Asia melemah pada perdagangan saham Selasa (20/8/2013) seiring indeks saham Jepang dan Australia melemah.
Selain itu, obligasi turun setelah imbal hasil treasury Amerika Serikat mencapai level tertinggi dalam dua tahun. Mata uang Ringgit Malaysia melemah, dan sebagian komoditas logam menguat.
Indeks MSCI Asia Pacific melemah 0,4% pada pukul 10.08 waktu Tokyo.Indeks Topix Jepang melemah 0,5%. Indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 0,1%. Indeks saham Australia melemah. Sementara itu, indeks saham Hong Kong Hang Seng melemah 0,2% ke level 22.427. Indeks saham Shanghai melemah 0,1% ke level 2.082,91.
Adapun tanda ekonomi Asia sedang berjuang untuk menguatkan pertumbuhan memicu pesisme di kalangan pelaku pasar. Saat ini pelaku pasar sudah khawatir dengan the Federal Reserve yang berencana mengurangi pembelian obligasi pada September. Sentimen lain yang mempengaruhi bursa saham Asia seperti gubernur Bank Sentral Selandia Baru Graeme Wheeler yang memberikan detil pembatasan kredit rumah baru hari ini.
"Ini adalah periode yang sangat tidak nyaman. Asia secara keseluruhan, meski pun data itu mungkin baik, tidak akan merasa seperti tempat yang bagus untuk sementara waktu karena kami menyesuaikan diri dengan tatanan dunia baru dengan imbal hasil obligasi Amerika Serikat akan naik," ujar Richard Yetsenga, Head of Global Market Research Australia and New Zealand Banking Group Ltd, seperti dikutip dari Bloomberg, Selasa pekan ini.
Sementara itu, di bursa saham Hong Kong, saham Everbright Securities Co melemah 10%. Regulator sekuritas dari China telah memberikan sanksi kepada perusahaan sekuritas ini mengingat kesalahan order pembelian saham pada 16 Agustus.

Sumber :Klik disini

0 komentar:

Posting Komentar