Senin, 05 Mei 2014

Yen Menguat Pasca Rilis Data Manufaktur China


Yen menguat terhadap mayoritas mata uang lainnya pasca rilis data manufaktur China yang mengalami kontraksi, sehingga memicu permintaan asset safe haven.
Yen menguat terhadap dollar pada hari ke-2 setelah Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda menyatakan pada sebuah wawancara dengan stasiun televise CNBC bahwa pemulihan ekonomi Jepang berada pada jalurnya yang meredam perkiraan BOJ akan meningkatkan stimulus moneter. Dollar masih melemah mengikuti penurunan mingguan terhadap mata uang lainnya, menjelang Ketua Federal Reserve Janet Yellen akan memberikan testimony dihadapan parlemen pekan ini ditengah spekulasi bahwa bank sentral akan mempertahankan tingkat suku bunga mendekati nol.
Yen naik 0.3% ke level 101.90 per dollar pukul 10:05 pagi waktu Singapura dan menguat 0.3% ke level 141.33 per euro. Euro berada pada level $1.3871.
Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang memonitor dollar AS terhadap 10 mata uang lainnya turun 0.1% ke level 1,006.90. Pekan lalu dollar turun 0.3%.
Indeks PMI berada pada angka 48.1, menurut HSBC Holdings Plc dan Markit Economics pada hari ini. Hal itu dibandingkan dengan 48 pada bulan sebelumnya, angka pembacaan awal sebelumya sebesar 48.3 dan 48.4 dari survey analis oleh Bloomberg News. Angka dibawah 50 mengindikasikan kontraksi.
Sementra itu, Bursa saham Jepang dan London pada hari ini tutup karena hari libur nasional.


Sumber : Bloomberg

0 komentar:

Posting Komentar