Dollar AS turun menuju tujuh pekan terendah versus euro menjelang rilis hasil rapat (notulen) the Fed dari rapat bulan Januari kemarin terkait tinjauan para investor pada sikap dari otoritas moneter AS tersebut terhadap data ekonomi terkini.
Index spot Dollar Bloomberg bergerak menuju penutupan terendah sejak Desember sebelum rilis data hari ini yang diperkirakan akan memperlihatkan penurunan sektor perumahan baru A.S dan perizinan gedung selama Januari.
Selain itu poundsterling Inggris mendekati level tertinggi selama lebih dari empat tahun terakhir menjelang data tingkat pengangguran Inggris yang bertahan dilevel terendah sejak Maret 2009.
Sementara itu dollar Australia terkoreksi dari level tertingginya bulan ini seiring penurunan saham Asia serta menjelang data dari sektor manufaktur China yang akan dirilis besok yang diprediksi melanjutkan kontraksinya.
Sejak kemarin dollar sedikit berubah dilevel $1.3771 per euro pada 10:44 pagi di Tokyo, setelah sebelumnya menyentuh level $1.3773, terendah sejak 2 Januari lalu.
Sedangkan poundsterling Inggris diperdagangkan pada level $1.6685 dari level $1.6684 sebelumnya, setelah mencapai level tertinggi sejak November 2009 yang berada di $1.6823 pada 17 Februari yang lalu.
Index spot Dollar Bloomberg yang melacak kinerja greenback dollar terhadap 10 mata uang lainnya sedikit berubah di level 1,017.01 dari posisi kemarin di 1017.34, siap untuk penutupan terendah sejak 17 Desember tahun lalu.
Sumber : Bloomberg







0 komentar:
Posting Komentar