Kamis, 20 Februari 2014

Indeks Saham Jepang Jatuh untuk Hari Kedua


Saham Jepang jatuh mengirim indeks Topix menuju penurunan untuk hari kedua, setelah Dana Moneter Internasional (IMF) mengisyaratkan risiko penurunan terhadap pertumbuhan global dan notulen dari pertemuan Federal Reserve menunjukan pemotongan stimulus akan terus dilanjutkan.
Indeks yang mengukur kinerja pembuat baja turun sebesar 1,6 persen, memimpin penurunan pada antara 33 sub industri indeks Topix. Nippon Yusen KK, perusahaan pelayaran terbesar di Jepang berdasarkan nilai pasar, turun 1,2 persen. Komatsu Ltd, pembuat mesin konstruksi yang mendapat 30 persen dari penjualan di Amerika, turun sebesar 1,6 persen.
Indeks Topix merosot sebesar 0,7 persen ke level 1,209.97 pukul 09:19 di Tokyo. Indeks melemah 0,4 persen kemarin setelah reli terbesarnya dalam lima bulan terakhir pada 18 Februari lalu, ketika Bank of Japan (BoJ) meningkatkan dua kali lipat beberapa program pinjamannya. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,8 persen ke leve 14,646.62 pagi ini. Yen Jepang sedikit berubah setelah Jepang mencatat defisit perdagangan ke rekornya pada bulan Januari.
IMF mengatakan kemarin pemulihan global masih lemah dan adanya "risiko penurunan yang signifikan" bagi perekonomian global. Meningkatnya ketegangan politik di Ukraina hingga Thailand, perlambatan ekonomi China dan pemangkasan stimulus The Fed telah mengakibatkan saham jepang terkoreksi pagi ini dan pelemahan mata uang di pasar negara berkembang.


Sumber : Bloomberg

0 komentar:

Posting Komentar