Senin, 03 Maret 2014

Bursa Jepang Jatuh Terkait Penguatan Yen Dan Meningkatnya ketegangan Di Ukraina


Saham Jepang jatuh, dengan indeks Topix siap yang turun untuk hari keempatnya, pasca penguatan yen di tengah permintaan untuk safe heaven seiring Negara Rusia yang menguasai wilayah Crimea Ukraina.
Indeks Topix turun 1,1 persen ke level 1,198.54 pada 09:00 pagi di Tokyo setelah jatuh sebanyak 0,7 persen pada Februari lalu. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun 1,1 persen ke level 14,675.52. Yen menguat sebanyak 0,4 persen terhadap dolar setelah naik 0,7 persen pada pekan lalu. Kontrak pada indeks Standard & Poor `s 500 jatuh sebanyak 0,8 persen hari ini. Menteri Luar Negeri AS John Kerry mengatakan dia sedang mempersiapkan untuk mengunjungi Kiev seiring peningkatan ketegangan di Ukraina.
Indeks S& P 500 naik ke rekornya sebanyak 0,3 persen pada 28 Februari lalu pasca meningkatnya kepercayaan konsumen AS pada bulan Februari dari bulan sebelumnya.Indeks Thomson Reuters / University of Michigan naik menjadi 81,6 dari 81,2 pada bulan Januari. Estimasi rata-rata dalam survei Bloomberg terhadap para ekonom menyerukan tindakan untuk menahan pada pembacaan awal sebesar 81,2.
Sementara di Cina, sebuah indeks manufaktur turun ke level terendahnya dalam delapan bulan terakhir. Indeks Purchasing Manager adalah 50,2 untuk bulan Februari, dibandingkan di bulan Januari adalah 50,5 dan 50,1 estimasi rata-rata analis dalam survei Bloomberg. Angka di atas 50 indikasi sinyal ekspansi.
Indeks Topix diperdagangkan pada 1,19 kali nilai buku per 28 Februari, dibandingkan dengan 2,60 untuk S & P 500 dan 1,92 untuk indeksStoxx Europe 600.



Sumber: Bloomberg

0 komentar:

Posting Komentar