Komoditi emas coba untuk bertahan dari tekanan penurunan setelah terjatuh ke level terendah selama hampir enam pekan terakhir seiring sinyal lebih lanjut terhadap pemulihan ekonomi di A.S bisa memberikan tekanan untuk the Fed dalam mengurangi stimulus lebih lanjut.
Bullion untuk pengiriman segera berada di harga $1,304.03 per ons pada pukul 10:20 pagi di Singapura dari posisi kemarin di $1,304.48, ketika terjadi sempat menyentuh level $1,298.68, terendah sejak 13 Februari lalu. Emas untuk pengiriman Juni naik 0.1% ke $1,305 di bursa Comex.
Data ekonomi yang dirilis A.S kemarin menunjukkan bahwa pesanan barang tahan lama (durable goods) naik melebihi perkiraan sebesar 2.2% pada Februari. Ini mencerminkan kenaikan terbesar pada permintaan mobil selama setahun terakhir.
Sejak 19 Maret yang lalu emas telah turun sebanyak 1.9% ketika ketua the Fed Janet Yellen mengatakan bahwa suku bunga mulai bisa dinaikan sekitar enam bulan setelah berakhirnya stimulus.
Tahun ini emas masih 8.2% lebih tinggi ditengah peristiwa pencaplokan Crimea dari wilayah Ukraina oleh Rusia yang telah memicu konfrontasi paling serius dengan pihak Barat sejak perang dingin lalu.
Aset SPDR Gold Trust, ETP (exchange-traded product) terbesar di dunia berbasis emas kemarin turun untuk hari kedua ke level 816.97 metrik ton, berdasarkan data dari website tersebut.
Sementara itu, perak untuk pengiriman segera telah mengalami penurunan 0.1% ke level $19.7541 per ons setelah kemarin turun ke level $19.6866, terendah sejak 5 Februari bulan lalu.
Sumber : Bloomberg







0 komentar:
Posting Komentar