Indeks saham berjangka China turun di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi yang akan mengurangi keuntungan dan dimulainya kembali aktivitas penawaran umum perdana (IPO) bursa akan mengalihkan menyerapan dana ke saham-saham baru.
Indeks berjangka CSI 300 yang berakhir bulan April turun 0,6 persen menjadi 2,138.60 pada pukul 09:16 pagi waktu setempat. Indeks Shanghai Composite turun 0,8 persen menjadi 2,046.59 kemarin, menghentikan keuntungan minggu ini. Perdana Menteri Li Keqiang mengatakan bahwa ia yakin akan menjaga pertumbuhan ekonomi dalam "kisaran yang wajar." China tidak bisa mengabaikan "kesulitan dan risiko" dari tekanan yang meningkat pada perekonomian, katanya dalam sebuah pernyataan.
Indeks CSI 300 turun 0,7 persen menjadi 2,155.71 kemarin. Indeks Hang Seng China Enterprises naik 0,2 persen. Indeks Equitas China -US Bloomberg, acuan dari perusahaan China yang paling banyak diperdagangkan di bursa AS naik 0,5 persen.
Perusahaan dapat memilih untuk mencatatkan saham mereka di Shanghai atau Shenzhen berdasarkan keinginan mereka sendiri, bukan pada jumlah saham yang mereka jual, The China Securities Regulatory Commission mengatakan dalam sebuah pernyataan di microblog-nya kemarin.
Saham-saham baru yang terdaftar dapat melanjutkan perdagangaannya mulai bulan depan, China Daily melaporkan kemarin, mengutip orang tak dikenal yang akrab dengan masalah ini. China Securities Regulatory Commission menghentikan persetujuan atas pendaftaran saham-saham baru pada bulan Januari lalu pasca dimulainya kembali setelah berhenti lebih dari satu tahun.
Sumber : Bloomberg







0 komentar:
Posting Komentar