Selasa, 05 Agustus 2025

Harga Emas Dunia Naik Didukung Dolar yang Melemah



PT Rifan Financindo Berjangka - Harga emas dunia kembali mengalami penguatan setelah mencatatkan penurunan signifikan dalam sesi perdagangan sebelumnya. Rebound ini terjadi di tengah ketidakpastian global, perubahan ekspektasi suku bunga, serta fluktuasi nilai tukar dolar AS yang turut memengaruhi arah pasar logam mulia.



Penguatan harga emas terjadi seiring dengan pelemahan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama. Indeks dolar yang cenderung turun memberikan ruang bagi harga emas untuk bangkit karena membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Faktor penggerak utama:

  • Indeks dolar AS turun ke level 102,35.
  • Imbal hasil obligasi AS 10 tahun mengalami penurunan menjadi 4,09%.
  • Spekulasi bahwa Federal Reserve telah mendekati akhir siklus kenaikan suku bunga.

Harga terkini (per 4 Agustus 2025):

  • Emas spot: USD 1.958,73 per troy ounce (+0,47%)
  • Emas berjangka AS: USD 1.963,20 per troy ounce (+0,52%)

Sentimen The Fed dan Inflasi AS Menjadi Penentu Arah Emas

Data ekonomi AS yang menunjukkan perlambatan inflasi dan pertumbuhan pekerjaan yang moderat memberikan sinyal kepada pasar bahwa Federal Reserve kemungkinan akan menahan diri dari menaikkan suku bunga lebih lanjut. Hal ini memberikan dukungan bagi pasar emas karena biaya peluang untuk menyimpan logam mulia menurun. Poin penting:

  • Indeks harga PCE inti AS hanya naik 0,2% pada bulan Juli 2025.
  • Data ketenagakerjaan menunjukkan pertambahan lapangan kerja yang lebih rendah dari ekspektasi pasar.

Dampaknya pada emas:

  • Emas mendapatkan daya tarik sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian.
  • Peluang emas menguat dalam jangka menengah meningkat.

Permintaan Fisik Emas di Asia Kembali Meningkat

Pasar fisik di negara-negara konsumen utama seperti China dan India menunjukkan tanda-tanda peningkatan permintaan, terutama menjelang musim pernikahan dan festival. Bank Sentral di beberapa negara juga meningkatkan cadangan emas mereka untuk diversifikasi portofolio. Data pasar fisik:

  • Impor emas India naik 12% dibandingkan bulan sebelumnya.
  • Bank Rakyat Tiongkok membeli tambahan 8 ton emas pada bulan Juli 2025.

Prediksi Analis terhadap Pergerakan Harga Emas Selanjutnya

Mayoritas analis teknikal memperkirakan bahwa emas akan tetap berada dalam kisaran USD 1.940 – USD 1.980 dalam jangka pendek, dengan potensi menembus ke atas bila ada pemicu fundamental baru. Level teknikal penting:

  • Resistance utama: USD 1.980
  • Support kuat: USD 1.935

Skenario teknikal:

  • Bullish: Penembusan dan penutupan harian di atas USD 1.980 membuka jalan menuju USD 2.010.
  • Bearish: Penurunan di bawah USD 1.935 dapat memicu tekanan lanjutan hingga USD 1.900.



Dampak Pergerakan Emas terhadap Pasar Komoditas Lain

Perubahan harga emas turut memengaruhi harga perak, platinum, dan logam industri lainnya. Investor yang melakukan diversifikasi ke aset safe haven juga meningkatkan minat terhadap emas batangan dan ETF berbasis emas. Performa logam mulia lain:

  • Perak: USD 24,93 per troy ounce (+0,85%)
  • Platinum: USD 941,50 per troy ounce (+0,32%)
  • Palladium: USD 1.243,60 per troy ounce (+0,28%)

PT Rifan Financindo Berjangka - Glh

Sumber : NewsMaker

0 komentar:

Posting Komentar