Kamis, 19 Februari 2026

Indeks Dolar AS (DXY) Stabil di Atas 97: Sinyal Konsolidasi Kuat

 

PT Rifan Financindo Berjangka - Indeks Dolar AS (DXY) kembali menunjukkan ketahanan kuat dengan bertahan stabil di atas level psikologis 97, mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar menjelang rilis risalah rapat Federal Reserve. Pergerakan ini menegaskan bahwa pasar valuta asing tengah berada dalam fase konsolidasi strategis, dengan fokus utama tertuju pada arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Kami melihat bahwa stabilitas dolar saat ini bukan sekadar reaksi teknikal, melainkan refleksi dari ekspektasi suku bunga, dinamika imbal hasil obligasi, serta sentimen global terhadap risiko.



Indeks Dolar AS atau DXY, yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia, mempertahankan posisinya di atas 97 setelah sempat mengalami volatilitas moderat pada sesi sebelumnya.

Kondisi ini menunjukkan:

  • Pasar menahan posisi besar menjelang risalah rapat The Fed
  • Tekanan jual dolar terbatas
  • Permintaan safe haven masih terkendali

Kekuatan dolar di kisaran tersebut mencerminkan keseimbangan antara spekulasi pemangkasan suku bunga dan ketahanan ekonomi domestik AS.


Fokus Pasar pada Risalah Federal Reserve: Arah Kebijakan Suku Bunga Jadi Penentu

Risalah rapat Federal Reserve menjadi katalis utama pergerakan pasar saat ini. Dokumen tersebut akan mengungkap:

  • Tingkat kekhawatiran pejabat The Fed terhadap inflasi
  • Sikap terhadap pasar tenaga kerja
  • Indikasi waktu pemangkasan atau penahanan suku bunga

Investor mencari kejelasan apakah bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama atau mulai membuka ruang pelonggaran.

Setiap sinyal hawkish berpotensi mendorong dolar menguat lebih lanjut, sementara nada dovish dapat memicu tekanan jual.


Imbal Hasil Obligasi AS dan Dampaknya terhadap Dolar

Pergerakan dolar juga sangat berkorelasi dengan imbal hasil Treasury AS. Ketika yield obligasi naik, daya tarik dolar meningkat karena menawarkan return lebih kompetitif.

Saat ini, pasar obligasi bergerak relatif stabil, mencerminkan sikap wait-and-see sebelum risalah The Fed dirilis. Stabilitas yield inilah yang membantu menjaga dolar tetap kokoh di atas 97.


Dinamika Pasar Global: Ekuitas, Komoditas, dan Sentimen Risiko

Selain faktor domestik AS, pergerakan dolar turut dipengaruhi kondisi global:

  • Pasar saham global cenderung bergerak hati-hati
  • Harga emas tertahan akibat dolar yang stabil
  • Mata uang berisiko seperti AUD dan NZD menunjukkan pergerakan terbatas

Dolar tetap menjadi aset lindung nilai utama ketika ketidakpastian meningkat, terutama terkait kebijakan moneter global dan prospek pertumbuhan ekonomi.


Analisis Teknikal DXY: Level Kunci yang Perlu Dicermati

Secara teknikal, posisi DXY di atas 97 memperlihatkan struktur pasar yang solid.

Level penting yang kami amati:

  • Support kuat: 96,50
  • Resistance terdekat: 97,80
  • Resistance psikologis berikutnya: 98,50

Jika risalah The Fed bernada hawkish, potensi penembusan resistance terbuka lebar. Sebaliknya, sinyal dovish dapat mendorong koreksi menuju area support.

 


Faktor Fundamental yang Mendukung Stabilitas Dolar

Beberapa faktor fundamental yang menopang posisi dolar saat ini:

  1. Inflasi AS yang masih relatif tinggi
  2. Pasar tenaga kerja yang solid
  3. Ketahanan konsumsi domestik
  4. Ketidakpastian geopolitik global

Kombinasi faktor tersebut membuat dolar tetap diminati meskipun ekspektasi pemangkasan suku bunga mulai berkembang.


Dampak terhadap Pasangan Mata Uang Utama

Kestabilan dolar di atas 97 berdampak langsung pada pasangan mata uang utama:

  • EUR/USD tertahan akibat diferensial suku bunga
  • USD/JPY tetap sensitif terhadap pergerakan yield AS
  • GBP/USD bergerak terbatas menjelang data ekonomi Inggris

Konsolidasi ini menunjukkan pasar menunggu katalis jelas sebelum mengambil posisi agresif.


PT Rifan Financindo Berjangka - Glh

Sumber : NewsMaker

0 komentar:

Posting Komentar